Tentang Inkubator Bisnis
Sejak didirikan pada tahun 1963, Institut Pertanian Bogor (IPB) selalu berperan serta dalam program pembangunan nasional untuk peningkatan pendapatan petani, pengembangan koperasi dan usaha kecil menengah melalui berbagai unit kelembagaan di bawahnya dengan koordinasi Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, (LPM)-IPB. Program IPB untuk pengabdian kepada masyarakat meliputi pelatihan, alih teknologi, konsultasi manajemen, dan pelayanan kemasyarakatan bekerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah (Depdikbud, Deptan, Depkop dan PPK, Deperindag, BULOG, BKKBN, Depnaker, Depkes, Deptrans dan PPH), sektor swasta dan lembaga internasional.

Pada tanggal 3 Agustus 1994, IPB mendirikan Inkubator, menandai bermulanya suatu era baru dalam pelayanan usaha kecil menengah melalui program terpadu yang berlangsung selama 3 tahun masa inkubasi per usaha kecil menengah. Inkubator IPB diberi nama Pusat Inkubator Agribisnis dan Agroindustri (Pusat IAA-IPB) dan memberikan jasa terutama untuk usaha kecil menengah dalam bidang pertanian.

Dalam rangka menyambut RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) Nasional yang menitikberatkan pada pengembangan UKM, PIAA-IPB berkembang pula menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kewirausahaan - IPB (P3K, IPB) atas dasar SK Rektor No. 061/K13/OT/2005 tanggal 02 juni 2005. Pelayanan bertambah dengan bergabungnya Program Garuda 21-IPB yang selama ini bergerak dalam bidang pelatihan pengembangan bsinis dan kewirausahaan untuk UKM dan pensiunan. Inkubator Agribisnis dan Agroindustri (IAA) tetap beroperasi di bawah P3K LPPM IPB.

Sejak tahun 2008, IPB bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor berencana akan mengembangkan Inkubator Agribisnis dan Agroindustri menjadi Inkubator Teknologi dan Bisnis Bogor. Rencana pengembangan diusulkan ke program inWent Jerman untuk memperoleh dukungan pelatihan staf manajemen.